Persiapan sambut lebaran 1439 H , petani di Desa Wisata Siwarak mulai kebanjiran pesanan dan memanen hasil kebunnya yang sebagian besar adalah petani nanas . Selama bulan puasa memang permintaan pasokan buah nanas dari beberapa kota besar begitu banyak. Selain untuk dikirim keluar kota, beberapa home industri yang ada di Desa Siwarak juga membutuhkan pasokan buah nanas yang lumayan banyak .

Seperti kita ketahui, Desa Wisata Siwarak sudah mulai di kenal sebagai penghasil  nanas madu pada awal 2014. Sebelum itu sebagian masyarakat Desa Siwarak adalah petani holtikultura. Dari Kepala Desa Siwarak  Suratman S.Ag yang kebetulan pada waktu itu baru menjabat sebagai kepala desa ide-ide untuk beralih ke petani nanas dimulai. Beberapa kali diadakan study banding dan pelatihan cara penanaman nanas hinggga produk-produk olahan dan hingga kini masyarakat mulai merasakan hasilnya.

Nanas Siwarak mulai dikenal hingga kota-kota besar . Produk olahan nanaspun mulai diakui dan dikenal luas. Beberapa diantaranya ada : Nanasku, Pinne Setup dan produk olahan dari KWT. Beberapa distributor ada yang langsung mengambil sendiri buah nanas maupun produk olahan nanas ke Desa Siwarak.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *